Simulasi Bisnis PPOB Tepat dan Akurat, Berapa Modal dan Keuntunganya

Haji Idak 23.42
Kudo

Bisnis PPOB di masa sekarang sangat menjanjikan  mengingat setiap bulannya pasti setiap rumah tangga melalkukan pembayaran minimal pembayaran tagihan listrik PLN. Hal ini menjadikan peluang besar untuk kita untuk mulai berbisnis PPOB. Selain itu PPOB ini merupakan  bisnis yang mudah karena satu server bisa digunakan untuk melakukan berbagai macam pembayaran tagihan maupun pembelian produk digital lainnya. Suatu hal yang menjawab kebutuhan orang di masa modern yang tergolong sibuk dan tidak memiliki banyak waktu untuk mengantre di loket-loket pembayaran konvensional. 

          Jika kamu tertarik memulai bisnis PPOB ini, kamu harus mulai melakukan analisa bisnis PPOB secara mendetail agar bisnis PPOB kamu berjalan secara matang dan tidak gagap selama menjalankan bisnisnya. Bagaimana analisa bisnis PPOB bagi pemula? Simak ulasan di bawah ini secara seksama mengenai analisa bisnis PPOB bagi pemula. 

1.    Analisa modal awal
Kamu bisa melakukan analisa modal awal kamu. Biasanya sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam bisnis PPOB ini adalah computer, printer, kertas struk, koneksi internet, deposit, dan kebutuhan lainnya. Secara keseluruhan semuanya berkisar membutuhkan dana Rp. 6.500.000,00. Bisa juga modal awal menjadi banyak ketika kamu harus menambah biaya sewa toko. Namun kamu bisa meminimalisir modal kamu dengan membuka bisnis PPOB di rumah sehingga tidak memerlukan biaya sewa toko. Kamu juga bisa menyiapkan dana untuk promosi semisal pemasangan spanduk dan menyebarkan brosur/ leaflet. Tetapi terdapat juga beberapa vendor PPOB yang menyediakan spanduk dan kertas struk jadi kamu tidak perlu memikirkan biayanya kembali.

2.    Biaya operasional
Biaya operasional adalah biaya yang diperlukan untuk operasional sehari-hari dalam menjalankan bisnis PPOB ini. Adapun yang termasuk dalam biaya operasional adalah internet, listrik, pulsa, dan lain-lainnya, biasanya memakan biaya sebesar Rp. 600.000,00 setiap bulannya. Jadi kamu harus bisa menghitungkan secara seksama mengenai biaya operasional sehingga bisa menentukan modal bulanannya berapa dan keuntungan bulanannya berapa.

3.    Omset atau pendapatan
Omset atau pendapatan tergantung dari loket pembayaran PPOB kalian masing-masing. Namun secara garis besar, kamu dapat melakukan patokan sebagai berikut sebagai panduan kamu dalam menentukannya untuk sekali transaksi. Sekali transaksi, untuk Listrik/ token/PDAM pendapatan kamu berkisar 2.000 rupiah, telepon/Telkom/speedy berkisar 1.500 rupiah, leasing berkisar 2.000 hingga 5.000 rupiah, dan kartu kredit berkisar 2.500 rupiah. 

Bagaimana? masih tertarik bisnis PPOB setelah mengetahui hal di atas? ternyata modal yang dibutuhkan tak sedikit bukan. Tapi semua itu bisa kamu hilangkan dengan menjadi Agen Kudo. kamu hanya perlu mendaftarkan diri. tanpa modal sekalipun, kamu sudah jadi agen Kudo. kalau tak percaya, silakan buktikan sendiri dengan kunjungi website Kudo.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »